TAGIHAN UKT DADAKAN

UKT kembali bermasalah,  secara tiba-tiba puluhan mahasiswa jalur SNMPTN angkatan 2016 mendapat Surat tagihan pembayaran UKT dari Universitas pada pertengahan semester ini,  padahal ketika awal semester, mahasiswa baru jalur SNMPTN yang ingin membayar UKT tidak bisa melakukan pembayaran UKT karena ada kesalahan sistem sehingga untuk pembayaran UKT di awal semester ditangguhkan tanpa ada pemberitahuan dadline pembayarannya.

Pagi ini hari Jum’at tanggal 4 November 2016 puluhan masa dari berbagai fakultas melakukan orasi dan long march menuju gedung Rektorat, sedangkan seperti yang sudah kita ketahui, pihak Rektorat yaitu: Rektor,WR 2, WR 3 sedang pergi ke Jogja, Solo, dan Kudus
kasus kecacatan UKT semakin bertambah, bukan hanya sekedar pada tagihan mendadak saja, ketika wartawan campussia mewawancarai beberapa mahasiswa yang mengikuti aksi, permasalah-permasalahan baru terus saja muncul, berikut hasil wawancaranya:

Menurut salah seorang mahasiswi SNMPTN jurusan PE 2016

” Saya mendapat UKT dengan Nominal sebesar Rp. 4.000.000 per semester, padahal di lampiran nominal UKT Unsoed  untuk jurusan PE (pendidikan Ekonomi) maksimal pembayaran UKT adalah Rp. 3.250.000 dengan maksimal level 5, ketika saya tanya kenapa saya harus membayar lebih sebesar Rp. 750.000 dan kemana uang saya masih belum jelas, ada yang bilang uang itu menjadi saldo, tapi intinya masih belum ada kejelasan mengapa saya harus membayar mahal dan kemana uang saya itu.”

” Saya takut uang kuliah saya akan semakin mahal jika sistem level di jurusan PE ditambah sampai level 7, lalu saya pernah mendengar bahwa kenaikan nominal UKT di Fakultas Ekonomi dan Bisnis digunakan untuk pembangunan gedung 7 lantai yang mangkrak, apakah itu benar?.”
Ujar salah seorang mahasiswi PE lainnya

Reported by Edogawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *